Akibat Buruk Tidak Mengganti Filter Secara Teratur

  • Kualitas udara bersih menjadi menurun.
  • Unit air purifier Anda menjadi lebih cepat rusak.
  • Gejala alergi dan asma kembali muncul.

Apakah Anda menggunakan alat pembersih udara untuk menjaga kualitas udara di rumah Anda dan mengurangi gejala alergi dan asma? Tapi tahukah Anda kapan sebaiknya mengganti filter?

Bila Anda memiliki air purifier high-end dari Higienis Indonesia yaitu Blueair, maka Anda akan langsung diberitahukan melalui unit dengan tanda merah di layar display. Hal ini berlaku bagi pemilik Blueair Pro, Blue Pure, Sense+ dan penggunaan Blueair Aware. Dengan menggunakan Blueair Aware, Anda tidak hanya diingatkan kapan seharusnya mengganti filter tapi juga mengetahui kualitas udara di dalam ruangan.

Tapi untuk Anda yang memiliki Blueair Classic, tak perlu bingung kapan sebaiknya mengganti filter. Filter udara sebaiknya diganti setiap 6 bulan hingga paling lama setahun sekali. Jika masih kurang yakin Anda bisa memeriksa saringan udara. Mengecek filter udara sebenarnya mudah, Anda hanya perlu membuka penutup dari Blueair air purifier dan melihat apakah filter sudah penuh dengan kotoran apa belum. Jika Anda atau anggota keluarga lain melihat bahwa kualitas udara di rumah menurun, maka penggantian filter mungkin diperlukan. Setiap orang  apalagi mereka yang menderita asma atau alergi dapat melihat adanya penurunan kualitas udara karena filter udara bekerja untuk mengurangi gejala dan wabah alergi dan asma. Ketika penderita mulai menunjukkan gejala, filter udara harus diperiksa dan mungkin diganti.

Tapi jika tidak ingin repot harus mengecek filter, bagi Anda pengguna Blueair khususnya membeli unit di Higienis Indonesia disarankan untuk mengganti filter setiap 6 bulan sekali untuk kualitas udara bersih yang maksimal. Kenapa? Karena saat udara kotor disaring di dalam air purifier, maka seluruh kotorannya tertinggal di dalam filter. Jika filter tidak rutin Anda ganti, maka mesin kipas harus bekerja lebih berat sehingga kemungkinan akan lebih cepat rusak. Lagipula kualitas udara bersih yang dihasilkan akan mengalami penurunan. Tentu hal ini akan merugikan Anda yang telah memiliki air purifier untuk mendapatkan kualitas udara terbaik.

Seperti disoroti di atas, ada sejumlah cara yang berbeda yang dapat Anda ketahui tentang cara menentukan kapan mengganti filter pembersih udara. Sebagai pengingat, cara termudah untuk melakukannya adalah untuk membeli pembersih udara high end dari Blueair yang secara otomatis memberitahu ketika penggantian diperlukan. Adapun penggantian saringan udara sangatlah penting, karena membantu untuk menjaga kualitas udara benar-benar bersih. Jika pembersih udara tidak bisa bekerja dengan baik, pada dasarnya Anda kehilangan uang. (EFB/Higienis Indonesia)

Leave a Reply

Required

Required, will not be published