Kota Paling Macet di Dunia yang Penuh Polusi Udara

Mengingat peran Jakarta sebagai kota metropolitan dan pusat dari berbagai hal di Indonesia, tidak heran jika Anda akan menemukan kemacetan, polusi udara, dan tumpahan manusia yang aktivitasnya menyebabkan tingginya polusi udara di Jakarta dan sekitarnya, sehingga pada tahun 2015, Castrol mengklaim bahwa Jakarta, kota yang paling macet di dunia. Menurut penelitiannya, rata-rata pengendara di Jakarta menghidupkan dan mematikan mesin sebanyak 33.240 kali per tahun. Aktivitas ini tentu memancing jumlah udara kotor dan polutan yang ada di Jakarta dan sekitarnya. Sehingga, udara yang dihirup menjadi tidak sehat dan bisa memicu berbagai penyakit.

Salah satu kota di Jakarta Timur, Cibubur, menempati tempat teratas sebagai daerah yang paling berpolusi dibandingkan daerah Kota Jakarta. Cibubur dinilai memiliki kadar PM 2.5 lebih tinggi, dibandingkan dengan di pusat Jakarta. Tingkat PM 2.5 di pusat Jakarta mencapai 25 mikrogram per meter kubik. Angka ini melampaui batas layak yang ditetapkan oleh WHO. Tingkat PM 2.5 di Cibubur jauh lebih tinggi, mencapai 103.2 mikrogram per meter kubik. PM 2.5 Jakarta berasal dari polutan kendaraan dan limbah pabrik-pabrik di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Tingginya jumlah PM 2.5 sebagai partikel polusi yang sangat mudah masuk ke dalam tubuh, dapat menyebabkan penduduk di Jakarta, lebih mudah terserang penyakit; seperti alergi, asma, maupun penyakit yang melibatkan organ penting seperti kolesterol, diabetes, dan bronkitis.

Beberapa upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk mengurangi polusi, untuk Jakarta yang merupakan kota paling macet di dunia yang penuh polusi udara, seperti mengadakan Car Free Day yang ada setiap minggu, maupun mengadakan acara-acara peduli lingkungan lainnya. Hal ini lumayan mengurangi kadar polusi, namun polusi udara Jakarta tetap melampaui batas layak yang ditetapkan WHO. Sehingga, Anda perlu berupaya untuk mendapatkan udara yang lebih bersih, seperti menggunakan pembersih udara dalam ruangan Anda. 90% aktivitas Anda pun, dilakukan di dalam ruangan, sehingga penggunaan pembersih udara seperti Blueair dapat menjadi solusi.

Anda bisa mendapatkan jumlah udara bersih maksimal yang dapat dihasilkan oleh pembersih udara. Anda bisa menyalakan dan mematikan Blueair New Classic dimana pun Anda berada dengan Blueair Friend App. Kondisi udara di ruangan Anda bisa dipantau dimana pun Anda berada. Jadi, sudahkah Anda menghirup udara bersih hari ini?

Leave a Reply

Required

Required, will not be published