Penyebab Utama Kematian Dini pada Balita

  • Lingkungan yang buruk selalu menjadi masalah kesehatan bagi anak.
  • Polusi udara adalah penyebab nomor satu pada kematian anak.
  • Polusi udara dalam ruangan jauh lebih buruk dibanding luar ruangan dan  sering diabaikan orang tua.

WHO sudah memberikan penyataan bahwa lingkungan yang buruk telah membunuh lebih dari 1.7 juta anak dibawah usia 5 tahun setiap tahunnya di seluruh dunia. Kematian ini paling banyak disebabkan oleh polusi udara, air yang tercemar dan buruknya sanitasi. Padahal anak balita masih sangat rentan terhadap hal buruk dari lingkungan karena organ tubuh dan sistem imunitas mereka masih dalam proses pertumbuhan.

1. Infeksi saluran pernapasan

Anak di bawah lima tahun yang terekspos polusi udara di dalam maupun luar ruangan memiliki kemungkinan yang jauh lebih tinggi terkena pneumonia dan infeksi saluran pernapasan lainnya. Hal ini termasuk dengan anak kecil yang terpapar asap rokok yang seringkali meningkatkan resiko terkena asma dan penyakit kronis paru-paru lainnya. Lebih dari 570 ribu kematian anak balita diakibatkan oleh infeksi saluran pernapasan akibat polusi udara.

WHO kembali menjelaskan bahwa 90% warga dunia tidak lagi menghirup udara yang layak sesuai standar yang telah ditetapkan oleh mereka. Hal ini juga makin memperjelas meningkatnya kematian akibat serangan jantung, stroke dan kanker akibat menghirup polusi udara. Semua resiko penyakit ini bisa dihindari dengan menciptakan lingkungan berudara bersih baik di dalam maupun luar ruangan.

2. Diare

Lingkungan yang ideal bagi anak balita adalah lingkungan dengan akses air bersih, sanitasi yang baik dan higienis. Tapi kenyataannya lebih dari 361 ribu anak setiap tahunnya meninggal akibat diare.  Hal ini diakibatkan kondisi di sekitar tempat tinggalnya tidak layak untuk dihuni akibat kotornya air dan buruknya sanitasi. Lingkungan yang bersih dan sehat sangat mendukung tubuh kembang anak agar bisa menikmati masa kecil mereka.

3. Kematian di bulan pertama

Tidak banyak yang menyadari tapi WHO mencatat lebih dari 270 ribu kematian terjadi pada anak berusia dibawah satu bulan. Kenapa? Hal ini diakibatkan rendahnya kualitas lingkungan hidup bayi karena buruknya polusi udara, akses air dan sanitasi yang tidak layak. Sistem oragan tubuh bayi masih sangat rentan, khususnya udara kotor. Usia 0-2 bulan adalah tahap dimana perkembangan paru-paru sedang meningkat pesat. Jadi jika bayi terpapar polusi udara, maka kemungkinan terkena gangguan pernapasan akan langsung memberikan efek kematian bagi sang bayi.

4. Malaria

Lingkungan yang sehat sudah tentu menjadi jaminan bagi anak sehat. Namun pada kenyataannya 200 ribu kematian terjadi tiap tahunnya akibat penyakit Malaria. Nyamuk Malaria berkembang biak di tempat penampungan air. Oleh karena itu jaga kebersihan dari tempat tinggal untuk menciptakan kondisi aman bagi kesehatan anak.

5. Kecelakaan

Mungkin Anda tak pernah menyangka, namun kecelakaan menjadi penyebab utama kematian dini anak nomor lima di dunia. Setiap tahunnya hamper 200 ribu jiwa anak dibawah 5 tahun melayang akibat kecelakaan atau kelalaian orang tuanya. Hal ini biasanya terjadi saat orang tua tidak menyadari jika sang anak telah melakukan hal-hal berbahaya dan bisa merenggut nyawa, seperti keracunan, jatuh atau jenis kecelakaan lainya.

Ciptakan lingkungan bersih, sehat, dan aman untuk maksimalkan tumbuh kembang anak Anda. Jangan sampai Anda menyesal tidak memberikan perlindungan terbaik agar sang buah hati bisa meraih cita-citanya di masa depan. (EFB/Higienis Indonesia)

Sumber: WHO & CNN

Leave a Reply

Required

Required, will not be published