- Penyakit parkinson tidak hanya karena faktor usia dan genetik. Studi terbaru menunjukkan bahwa paparan lingkungan dari air dan udara dalam jangka panjang ikut berperan.
-
Air yang digunakan untuk memasak sehari-hari biasanya berasal dari air keran. Kita merasa air yang dipanaskan cukup untuk membunuh bakteri dan kuman, padahal kontaminan kimia tertentu tidak hilang hanya dengan direbus.
-
Paparan kecil dari air dan udara di rumah bisa terjadi setiap hari. Terakumulasi di tubuh selama bertahun-tahun.
-
Paparan tersebut bisa dikurangi dengan menggunakan filtrasi air bersistem Reverse Osmosis (RO) untuk kebutuhan memasan dan minum, serta pembersih udara dengan filter Hepa untuk menjaga kebersihan udara di dalam rumah.
Gejala Awal yang Sering Dihiraukan
Tangan sedikit bergetar saat menuang air panas. Gerakan terasa lebih lambat ketika mengancing baju. Banyak dari kita (terutama di Indonesia) akan langsung berpikir, “Ah, itu cuma karena capek", "Ah, itu mah faktor usia.”
Padahal, di balik perubahan motorik kecil yang sering diabaikan, tersembunyi pertanyaan: apakah ini benar-benar normal, atau sinyal awal sesuatu yang lebih serius?
Parkinson Bukan Hanya Soal Faktor Genetik
Parkinson adalah penyakit neurodegeneratif yang menyerang sistem gerak. Hingga saat ini belum ada obat yang benar-benar menyembuhkan. Terapi yang ada hanya membantu mengelola gejala.
Yang sering terlewat dari pembahasan publik adalah sebagian besar kasus Parkinson bukan murni karena genetik. Banyak kasus bersifat sporadis, dipengaruhi kombinasi kerentanan biologis dan paparan lingkungan dalam jangka panjang.
Artinya, apa yang kita terpapar setiap hari bisa berperan tanpa kita sadari.

Ilusi Rasa Aman dari Air Minum “Kemasan”
Di Indonesia, banyak orang merasa aman karena minum air galon atau air kemasan. Kita percaya, selama minumnya “air beli”, urusan air jadi beres.
Namun ada satu celah yang jarang disadari. Air untuk memasak.
Sup. Kuah. Rebusan sayur. Nasi. Mi instan. Teh. Kopi. Hampir semuanya menggunakan air keran yang direbus.
Masalahnya, merebus air tidak selalu menghilangkan kontaminan kimia tertentu.
Beberapa senyawa seperti VOC atau residu pestisida tidak otomatis hilang hanya karena dipanaskan. Sebagian dapat tetap bertahan, tergantung sifat kimianya.

Paparan Kecil yang Terjadi Selama Bertahun-Tahun
Beberapa studi internasional menyoroti hubungan antara Parkinson dan paparan jangka panjang kontaminan lingkungan yang masuk melalui air minum.
Salah satu yang banyak dibahas adalah trichloroethylene atau TCE. Ini adalah pelarut industri yang dapat mencemari tanah dan air tanah. Pada populasi yang terpapar air tercemar selama bertahun-tahun, risiko Parkinson ditemukan lebih tinggi di kemudian hari.
Ini bukan soal air yang langsung beracun. Ini soal akumulasi paparan kecil yang terjadi terus-menerus selama puluhan tahun.
Di sinilah ilusi rasa aman muncul. Kita merasa terlindungi karena minum air galon. Padahal paparan utama datang dari dapur. Dari kuah yang dikonsumsi setiap hari. Dari nasi yang dimakan setiap hari.
Mengurangi Paparan di Air yang Kita Konsumsi
Pendekatan yang masuk akal bukan dengan rasa takut. Tetapi dengan mengurangi paparan yang bisa kita kendalikan di rumah.
Untuk air, salah satu metode filtrasi paling komprehensif adalah reverse osmosis atau RO. Teknologi ini mampu menurunkan berbagai zat terlarut dan kontaminan yang tidak hilang hanya dengan perebusan.
Sistem RO modern dengan sertifikasi yang tepat dirancang sebagai lapisan perlindungan tambahan di rumah.
Waterdrop menjadi relevan dalam konteks ini. Bukan sebagai klaim pencegah Parkinson. Tetapi sebagai langkah pencegahan jangka panjang untuk mengurangi paparan harian dari air yang digunakan memasak dan minum.

Udara di Dalam Rumah Juga Berperan
Air bukan satu-satunya jalur paparan. Udara yang dihirup setiap hari juga membawa partikel halus dan gas yang tidak terlihat.
Paparan polusi udara, baik dari luar rumah maupun aktivitas di dalam rumah, dikaitkan dengan berbagai gangguan neurologis.
Mengurangi partikel halus dan polutan di dalam ruang menjadi bagian dari strategi yang sama. Menurunkan beban lingkungan secara konsisten di tempat kita paling banyak menghabiskan waktu.
Pembersih udara seperti Blueair membantu menjaga kualitas udara dalam ruang tetap bersih dan stabil dalam jangka panjang.

Bukan Soal Menakut-Nakuti. Tapi Soal Menyadarkan
Parkinson berkembang perlahan. Saat gejalanya terlihat jelas, waktu sudah berjalan jauh.
Maka pertanyaannya bukan “apakah saya akan terkena?”, melainkan, jika paparannya bisa dikurangi mulai hari ini, mengapa harus menunggu sampai dampaknya terasa bertahun-tahun kemudian?





Bagikan:
Tahun Baru, Hujan Selalu. Rumah Kita Siap atau Tidak?