- 🚗 Bau mobil baru berasal dari VOC yang dilepaskan berbagai material interior, seperti plastik, busa jok, perekat, karpet, dan coating.
- 🌡️ Panas membuat pelepasan VOC meningkat. Suhu permukaan dasbor yang tinggi dapat mempercepat proses off-gassing.
- 📊 Kadar formaldehida pada mobil baru bisa cukup tinggi. Penelitian menemukan rata-rata 82,7 µg/m³ dan puncak 223,5 µg/m³ saat kabin panas.
- 🌬️ Filter kabin dan purifier punya fungsi berbeda. Filter kabin menyaring udara yang masuk dari luar, sementara purifier membersihkan udara yang sudah berada di dalam kabin.
- 🛡️ Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, seperti mengurangi paparan panas, membuka ventilasi, menggunakan udara luar saat awal berkendara, dan menggunakan air purifier dengan filter HEPA serta karbon aktif.
Puluhan Ribu Mobil Baru Akan Segera Berada di Jalan
GIIAS 2026 sudah berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus. Pada GIIAS tahun sebelumnya, tercatat 38.929 unit kendaraan terjual, naik 12 persen dibandingkan 2024.
Bukan tidak mungkin mulai bulan ini dan beberapa bulan ke depan, puluhan ribu orang Indonesia akan membuka pintu mobil barunya untuk pertama kali.
Dan kemungkinan besar, mereka akan melakukan hal yang sama, yaitu masuk, duduk, lalu menghirup aroma mobil baru dengan bahagia.
Masalahnya, hidung kita mengenali aroma tersebut sebagai tanda bahwa mobil masih baru. Padahal, aroma itu berasal dari material interior yang masih melepaskan senyawa ke udara.
Jadi, ketika Anda menikmati "bau mobil baru", sebenarnya ada proses kimia yang sedang berlangsung di sekitar Anda.
Apa yang Sebenarnya Anda Hirup
Kabin mobil adalah ruang tertutup dengan volume sekitar 3 meter kubik. Di dalamnya terdapat banyak material sintetis yang baru saja selesai diproduksi: busa poliuretan pada jok, lem dan perekat, plastik dasbor, karpet, kulit sintetis, wax, coating, dan pada beberapa mobil, wrap.
Material-material tersebut dapat melepaskan VOC ke udara kabin. Proses inilah yang disebut off-gassing.

Berbagai bagian interior mobil dapat menjadi sumber VOC. Dasbor dan panel plastik dapat melepaskan formaldehida dan stirena. Headliner serta perekat dapat menjadi sumber toluena dan xilena. Busa jok dapat mengandung flame retardant seperti OPE dan TCIPP, sedangkan karpet dan material peredam dapat melepaskan benzena dan berbagai aldehida. Coating, wax, dan wrap juga dapat menyumbang pelarut yang tersisa dari proses produksinya.
Seberapa Banyak Formaldehida di Mobil Baru?
Sebuah penelitian pada 2023 mengamati udara di dalam satu mobil baru selama 12 hari berturut-turut. Hasilnya, konsentrasi formaldehida rata-rata mencapai 82,7 µg/m³. Saat kabin berada dalam kondisi panas, konsentrasinya mencapai 223,5 µg/m³.
Angka tersebut menjadi lebih mudah dipahami jika dibandingkan dengan standar kualitas udara kabin di beberapa negara.
Infografis membandingkan konsentrasi formaldehida pada mobil baru dengan standar yang berlaku di Uni Eropa, China dan Jepang. Pada pengukuran tersebut, kadar rata-rata mobil baru sudah berada di atas beberapa batas, sementara kondisi kabin panas menghasilkan kadar yang jauh lebih tinggi.
Puncak pengukuran mencapai 223,5 µg/m³, atau lebih dari dua kali standar China sebesar 100 µg/m³ dan sekitar 3,6 kali standar Uni Eropa sebesar 62 µg/m³ yang akan berlaku mulai 2027.
Panas Indonesia Bisa Membuat Pelepasan VOC Lebih Tinggi
Di sinilah kondisi Indonesia menjadi menarik.
Riset 2024 yang diterbitkan di PNAS Nexus menunjukkan bahwa salah satu faktor paling menentukan dalam pelepasan VOC bukan sekadar suhu udara, melainkan suhu permukaan material seperti dasbor, jok, dan panel pintu.
Bayangkan mobil baru diparkir di bawah matahari pada siang hari.
Dengan suhu luar sekitar 32–35°C, suhu di dalam kabin dapat mencapai 55–70°C dalam 30–60 menit. Permukaan dasbor bahkan dapat melewati 75°C.
Semakin panas materialnya, semakin cepat senyawa yang tersimpan di dalamnya dilepaskan ke udara.
Off-gassing memang akan berkurang seiring waktu. Namun, suhu permukaan material ikut menentukan seberapa cepat proses tersebut berlangsung. Di kondisi panas, material dapat berada pada kondisi yang mendorong pelepasan VOC lebih tinggi dalam waktu lebih lama.
Dengan kata lain, mobil yang baru keluar dari showroom belum tentu berhenti "mengeluarkan" senyawa hanya karena sudah beberapa minggu digunakan.
Apakah Filter Kabin Bawaan Cukup Efektif?
Banyak mobil baru kini menggunakan filter kabin, bahkan beberapa sudah menawarkan filter dengan kemampuan penyaringan partikel yang tinggi.
Itu tentu membantu. Tapi ada satu hal yang sering terlewat.
Filter kabin bekerja pada udara yang masuk dari luar.
Sementara itu, VOC dari plastik, jok, perekat, karpet, dan material lain berasal dari dalam kabin itu sendiri.
Masalahnya, proses off-gassing tidak berhenti ketika mobil diparkir. Saat mesin mati dan blower tidak bekerja, material interior tetap dapat melepaskan VOC ke udara kabin.
Ketika Anda menyalakan AC dengan mode resirkulasi, udara di dalam kabin juga terus diputar. Mode ini memang berguna ketika Anda ingin mengurangi masuknya asap kendaraan dari luar, tetapi tidak menghilangkan sumber VOC yang berasal dari interior.
Apa yang Bisa Dilakukan Saat Punya Mobil Baru?
Anda tidak perlu menunggu aroma mobil baru hilang dengan sendirinya. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan.
1. Buka pintu sebelum masuk
Setelah mobil terparkir di bawah matahari, buka pintu atau jendela selama beberapa menit untuk membantu mengganti udara yang menumpuk di dalam kabin.
2. Gunakan udara luar pada menit-menit pertama
Lima menit pertama, gunakan mode udara luar dan turunkan jendela sedikit bila memungkinkan. Setelah udara kabin lebih banyak tergantikan, Anda bisa kembali menggunakan mode resirkulasi ketika kondisi jalan membutuhkan.
3. Hindari panas langsung
Parkir di tempat teduh atau gunakan sunshade. Menurunkan suhu permukaan dasbor dan material interior dapat membantu menurunkan laju pelepasan VOC.
4. Lepaskan plastik pelindung dan jangan menambahkan pengharum
Lepaskan plastik pelindung pabrik setelah mobil diterima. Pengharum juga tidak menghilangkan VOC yang sudah ada. Ia hanya menambahkan aroma lain dan dapat menjadi sumber VOC tambahan.
5. Gunakan purifier kabin dengan HEPA dan karbon aktif
Air purifier dengan kombinasi filter partikel dan karbon aktif dapat membantu menangani partikel, gas, dan bau di udara kabin.
Blueair Cabin menggunakan kombinasi HEPASilent™ dan karbon aktif untuk membantu menyaring partikel, gas, dan bau di dalam kabin. Sistem aliran udara 360° dirancang untuk membantu membersihkan udara kabin secara menyeluruh.
Bau mobil baru pada akhirnya memang akan berkurang.
Pertanyaannya bukan hanya kapan aromanya hilang, tetapi siapa yang menghirupnya selama proses itu berlangsung.
Jika Anda menghabiskan satu jam sehari di dalam mobil, itu berarti satu jam setiap hari berada di ruang yang sama dengan material interior yang masih mengalami off-gassing.
Jadi, selamat atas mobil barunya. Nikmati performanya. Biarkan Blueair Cabin Air Purifier membersihkan udaranya."
____________________
Sumber:
Observation, prediction, and risk assessment of volatile organic compounds in a vehicle cabin environment - ScienceDirect
Regulation - 2023/1464 - EN - EUR-Lex
Guideline for air quality assessment of passenger car
Panduan Perawatan AC Mobil agar Kabin Tetap Sejuk
Catatan editorial: Artikel ini bersifat edukatif. Data perbandingan kebakaran kendaraan dapat berbeda menurut negara, usia armada, definisi insiden, dan metode pencatatan. Angka harus dibaca bersama konteks sumbernya.




